Apakah kita pernah berpikir bahwa mungkin harta yang kita hasilkan dari keuntungan jualan jilbab atau hijab merupakan harta haram? Ini bukan sekedar main-main, sebagai pedagang seseorang harus benar-benar mengetahui batas antara halal dan haram.
Memang jika anda bicara soal berjualan jilbab, masalah terbesar yang mungkin anda temukan saat ini berkisar diantara masalah jenis jilbab yang diperjual belikan. Namun perbedaan pendapat besar juga masih terjadi terkait dengan masalah jilbab yang menjadi komoditas perdagangan. Ada pendapat yang mengatakan bahwa menjual jilbab modis itu haram karena didasari pendapat bahwa bentuk dan desain jilbab modis biasanya tidak bisa memenuhi syarat syah sebuah jilbab untuk menutupi aurat dengan sempurna. Sehingga didapat kesimpulan bahwa sebenarnya menjual jilbab yang tidak syar’i sebenarnya tidak boleh.
Pendapat kedua mengatakan bahwa menjual jilbab dengan model trendy sebenarnya boleh saja. Mereka menyandarkan pendapat ini dengan analogi seseorang yang menjual pisau. Jika si pembeli bermaksud memakai jilbab hanya ketika di dalam rumahnya, maka kita tidak perlu bertanya pada dia mengenai bagaimana dia akan memakai jilbab tersebut. Secara ringkas, kami kembalikan jawaban ini pada Qur’an dan Sunnah sesuai bimbingan ulama. Jangan sampai seseorang terlanjur mendapat keuntungan jualan jilbab atau hijab namun dia tidak tahu apakah hartanya halal atau malah haram. Sebab batas antara keduanya sangat tipis dan seringkali sangat samar, Allahu a’lam bishowab.
Silahkan baca artikel Kami lainnya, klik disini.
Headline
Waspada, Obat-obatan Cina ini Terbuat dari Bankai Bayi Manusia!
KOREA SELATAN - Ribuan obat selundupan yang berasal dari Cina ditemukan di Korea Selatan, obat-obat itu berupa obat penyembuh segala macam p...
16 Februari, 2015
Menghitung Keuntungan Jualan Jilbab Atau Hijab, Halal atau Haram?
Share!
Artikel Terkait :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Terbaru
Terpopuler
-
Kanker payudara merupakan penyakit yang paling menakutkan bagi kaum perempuan saat ini. Menurut data Globocon 2012, sambung Niken, diperkira...
-
Menjelang Natal pusat-pusat perbelanjaan selalu ramai dengan pernak-pernik Natal. Bahkan, sejak awal bulan Desember pohon natal dengan hiasa...
Diberdayakan oleh Blogger.
0 comments
Posting Komentar