Headline

Waspada, Obat-obatan Cina ini Terbuat dari Bankai Bayi Manusia!

KOREA SELATAN - Ribuan obat selundupan yang berasal dari Cina ditemukan di Korea Selatan, obat-obat itu berupa obat penyembuh segala macam p...

09 April, 2015

Bukti Kuburan Yesus Telah Ditemukan

Yerusalem - Ilmuwan Israel mengklaim memiliki bukti kuat tentang dimana makam Yesus Kristus yang sebenarnya dikuburkan bersama istri dan anaknya. Artefak 'makam keluarga Yesus' ditemukan pada tahun 1980 di tengah maraknya pembangunan properti kota Yerusalem. Artefak itu ditemukan di Talpiot sehingga kerap juga disebut 'makam Talpiot'.

Ada 800 makam yang ditemukan. Seluruhnya dikonfirmasi berasal dari masa Yesus. Di dalam setiap makam tersimpan beberapa kotak peti yang berisi tulang belulang milik jasad yang dimakamkan.

Dua puluh persen dari kotak peti memiliki pahatan nama. Beberapa kotak peti mencuri perhatian ilmuwan karena memiliki pahatan bertuliskan 'Yesus putra Yosep', 'Maria', 'Joseph', 'Mary', 'Yose', dan yang paling kontroversial 'Yudas putra Yesus'.

Selama 16 tahun, artefak itu terus disimpan, dan temuannya tak dilaporkan karena kurang bukti pendukung. Selain itu, nama-nama yang disebut sebenarnya merupakan nama umum pada masa Yesus. Sebelumnya, sebuah acara televisi Discovery Channel, pada tahun 1997, produser James Cameron (The Titanic) dan sutradara Yahudi, Simcha Jacobovici, mencoba membuktikan gua kuburan Yesus dan tulang-tulangnya ditemukan di dekat Yerusalem. Cameron dan Jacobovici menyebutkan ada bukti Yesus mempunyai anak dengan Maria Magdalena.

Jika kuburan Yesus benar-benar ditemukan, maka seluruh sejarah ke-Kristenan didasarkan pada klaim yang salah, yaitu bahwa Yesus secara fisik bangkit dari kematian, dilihat hidup oleh lebih dari 500 pengikutnya, selama 40 hari mengajar para murid dan kemudian terangkat ke surga.

Fakta baru kini muncul setelah dua minggu lalu Shimron mendapatkan akses untuk meneliti 'kotak peti James' yang sebelumnya diteliti oleh Oded Golan, kolektor terbesar di dunia untuk peti tua. Dia menganalisis patina, lapisan tipis pada batuan, yang berada di bagian agak dalam pada kotak peti. Menurut dia, patina permukaan bisa terkontaminasi. Shimron mengungkapkan, analisis kali itu untuk mengetahui hubungan antara 'makam keluarga Yesus' dan 'kotak peti James'.

Diharapkan, cara itu bisa mengungkap fakta baru tentang dua artefak itu.Setelah melakukan 200 analisis kimia dari 25 kotak peti, Shimron menemukan bahwa hasil tes magnesium, silikon, dan besi pada dua artefak itu cocok. Bahkan, tanah yang ada pada bagian dua artefak itu sama.

"Penemuan ini menunjukkan bahwa 'kotak peti James' itu memang otentik dan 'makam keluarga Yesus' memang milik keluarga Yesus dari Nazareth," ujar Jocobovici demikian seperti dilansir  Jerusalem Post.

(Sumber: Inilah.com)




0 comments

Posting Komentar