Dewasa ini ribuan pekerja asing asal Cina masuk ke Indonesia. Masuknya para pekerja tersebut diduga kuat merupakan bagian dari kerja sama antara Indonesia dan Cina. Di beberapa daerah, pekerja asal Cina ini menjadi pekerja kasar yang biasanya menjadi pekerjaan bagi orang-orang lokal. Tak mengherankan, keberadaan pekerja asal Cina ini pun menimbulkan masalah. Baik itu antar pekerja lokal dan asing atau pekerja asing dan penduduk lokal.
Masuknya pekerja asal Cina ini menimbulkan bahaya. Secara ekonomi ini adalah kolonialisme ekonomi. Cina akan mengeruk semua potensi ekonomi bagi kepentingan negara mereka. Dan secara politik, kekuasaan di bidang ekonomi bisa berimbas ke dunia politik. Mereka bisa mengatur siapa yang berkuasa dan ketentuan perundangan yang harus dibuat.
Masuknya para pekerja asing ini tak lepas dari sistem ekonomi kapitalis yang diterapkan. Pasar bebas telah memungkinkan negara tak lagi memiliki kedaulatan. Bisa dibayangkan ketika MEA sudah diresmikan, akan banyak pekerja dari berbagai negara yang akan menggeser pekerja lokal.
Sistem Ekonomi kapitalis ini pun menjadikan negara tak mampu membangun secara mandiri. Karena hasil kekayaan alam rakyat tidak dapat dinikmati dan malah pergi ke luar negeri. Selama sistem ekonomi kapitalis ini masih diterapkan, negeri ini tak akan mampu bangkit dari keterpurukan. Sistem ini harus diubah dengan sistem Islam. Namun, sistem Islam tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan institusi politik yang menjalankan dan menjaganya yaitu Khilafah.
Sumber: Suara Islam
Headline
Waspada, Obat-obatan Cina ini Terbuat dari Bankai Bayi Manusia!
KOREA SELATAN - Ribuan obat selundupan yang berasal dari Cina ditemukan di Korea Selatan, obat-obat itu berupa obat penyembuh segala macam p...
07 Oktober, 2015
Waspada, Bahaya Masuknya Tenaga Kerja Cina
Share!
Artikel Terkait :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Terbaru
Terpopuler
-
Kanker payudara merupakan penyakit yang paling menakutkan bagi kaum perempuan saat ini. Menurut data Globocon 2012, sambung Niken, diperkira...
-
Menjelang Natal pusat-pusat perbelanjaan selalu ramai dengan pernak-pernik Natal. Bahkan, sejak awal bulan Desember pohon natal dengan hiasa...
Diberdayakan oleh Blogger.
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus