Headline

Waspada, Obat-obatan Cina ini Terbuat dari Bankai Bayi Manusia!

KOREA SELATAN - Ribuan obat selundupan yang berasal dari Cina ditemukan di Korea Selatan, obat-obat itu berupa obat penyembuh segala macam p...

12 Februari, 2016

Dibuang dari Indonesia, Seluruh Dunia Menanti Kedatangan Warsito

JAKARTA - Warsito Purwo Taruno, sebagai Penemu Electro-Capacitive Cancer Therapy (ECCT) untuk terapi kanker asal Indonesia ini memilih untuk mengembangkan teknologi antikankernya di luar negeri.

Keputusan memilih keluar negeri tersebut setelah tidak adanya kejelasan status teknologi penemuannya itu di Indonesia.

Bahkan, penemuan teknologinya yang telah diakui dunia tersebut disepelekan oleh pemerintah Indonesia sendiri. Dikutib dari viva news: “Hasil evaluasi tim review yang terdiri atas Kemenkes, Kemenristekdikti, LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), KPKN (Komite Penanggulangan Kanker Nasional), menunjukkan bahwa ECCT belum bisa disimpulkan keamanan dan manfaatnya,” ujar pelaksana tugas Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Tritarayati, di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu 3 Februari 2016.

"ECCT belum bisa disimpulkan keamanan dan manfaatnya", sebuah alasan yang tak ber-moral dari mafia kelas kakap di negeri ini. Padahal jelas terbukti banyak penderita kanker sembuh setelah menggunakan teknologi penemuan Warsito ini. Bukan hanya dalam negeri, dunia pun mengakui!

Baca Juga:


Cara Kerja Alat Pemusnah Kanker Warsito


Seluruh Dunia Menunggu Warsito


Setelah dibuang dari Indonesia, kini Warsito mengawali berbagi pelatihan teknologi antikanker penemuannya di Warsawa, Polandia.

Setelah menggelar pelatihan di Polandia, ilmu teknologi antikanker Warsito sudah ditunggu-tunggu di Kanada, AS, Australia, Singapura, Malaysia, Sri Lanka, Rusia, Dubai, Arab Saudi, India, bahkan seluruh dunia sudah mengantri, kecuali di Indonesia.

Sepertinya Indonesia tidak cocok ditempati orang-orang pintar seperti Warsito. Mungkin hanya cocok dihuni para mafia, koruptor, perampok, gali, begal, dmaling rakyat, pejudi, pelacur dan sebagainya. (A)





0 comments

Posting Komentar